Sabtu, 06 Juni 2020

WALAUPUN BAIK TETAP ADA YANG MEMBENCI



🍁 SEBAIK APAPUN KITA TETAP ADA YANG MEMBENCI

🍁ya sebaik apapun kita, yang benci dan tidak suka pasti akan tetap ada. Hal ini berlaku dalam hal apapun, di lingkungan masyarat, di lingkungan sekolah, di lingkungan kampus, bahkan di lingkungan tempat kita bekerja.

🍁Pernahkah kamu berpikir, bahwa semua orang akan menyukai kebaikanmu? Mereka semua menyukai semua yang kamu lakukan?
Padahal, sebaik apapun kamu, tetap akan ada yang tak suka, akan tetap ada yang membembenci, bahkan mungkin ada orang yang berpikir bahwa kebaikanmu itu ada ‘udang di balik batu’.

🍁Meski begitu, teruslah berbuat baik kepada siapa pun meski pun ada orang yang tidak suka dengan kebaikanmu. Anggap saja itu adalah ujian yang harus kamu hadapi.

🍁Jangan pernah berpikir jadi orang baik itu akan dimudahkan akan dilancarkan dan akan banyak orang yang suka. Padahal jadi orang baik itu banyak cobaannya. Yang terpenting adalah sabar dan jangan berhenti berbuat baik.

🍁Apapun kata orang tentang apa yang kamu lakukan selama itu baik, tak usah didengarkan. Abaikan saja dan jangan dimasukan dalam hati.

🍁Memang sih, kadang perkataan yang disampaikan oleh orang membuat kesal dan sakit hati, tapi kalau sudah biasa menghadapi semuanya akan berjalan baik-baik saja.

Semoga Bermanfaat

🧕🏻 ✍️ Tausiyahku

ORANG YANG HIJRAH SELALU DI UJI


```Mengapa Orang yang Hijrah Selalu Diuji? Karena Allah Ingin Mengampuni Dosa-dosa Dia yang Sebelum Hijrah```

```Untukmu yang sedang hijrah, untukmu yang berusaha mendekati Allah, untukmu yang tengah belajar meninggalkan keburukan, untukmu yang berusaha memperbaiki diri, bersabarlah dengan apapun yang telah Allah putuskan menjadi jalanmu```.

```Berhentilah bertanya kenapa ujian itu selalu datang, padahal diri telah memutuskan untuk kembali kepada-Nya. Sungguh, kamu diuji karena Allah ingin mengampuni dosa-dosamu yang sebelum hijrah, maka pastikan kamu tetap bersabar```.

```Ketahuilah, Ujian Hidup Itu Pasti Terjadi dan Pasti Akan Kamu Lewati. Karena Begitulah Cara Allah Menyayangimu.
Ketahuilah, ujian hidup itu memang pasti akan terjadi dan pasti akan kamu lewati. Karena memang begitulah cara Allah menyangimu, begitulah cara Allah membuatmu yakin bahwa kini kamu telah berada dalam jalan yang benar```.

```Berbaik Sangka Saja Kepada Allah, Apabila Ujian Senantiasa Hadir Dalam Jalan Hijrahmu```

```Oleh karenanya, berbaik sangka saja kepada Allah setiap saatnya, tidak peduli kamu sedang dalam ujian-Nya yang berat atau pun ringan, karena yang namanya ujian adalah hal yang wajar dan memang akan Allah hadirkan dalam hidup siapa yang mengaku dirinya telah beriman```.

```Lantas apabila ujian sennatiasa hadir dalam hijrahmu, jangan mengeluh dan menyesalinya, sebab itulah jalan agar kamu lebih dekat kepada-Nya```

```Sungguh Allah Ingin Melihat Kesungguhanmu Dalam Kembali Kepada-Nya, Maka Pastikan Kamu Bersabar```.


```Sungguh tujuan Allah pastilah baik, Allah ingin melihat kesungguhanmu dalam kembali kepada-Nya, sebab itulah mengapa Allah terus saja menghadirkan ujian-ujian terhadapmu```.

```Maka pastikan kamu tetap bersabar, ikhlas, qna’ah, dan yakin bahwa inilah jalan terbaik dari Allah untuk kamu bisa lebih baik di masa yang akan datang```.

```Allah Ingin Membersihkanmu Dari Dosa, Agar Saat Kamu Bertemu Allah Kamu Dalam Keadaan yang Lebih Baik```.

```Allah ingin membersihkanmu dari dosa-dosa yang telah kamu perbuat, agar saat kamu bertemu dengan Allah maka kamu sudah dalam keadaan yang lebih baik```.

```Untuk itu, banyak-banyak berhusnuddzan kepada Allah atas jalan hijrah yang menurut sulit dan penuh dengan ujian, sebab Allah memang telah menyediakan kebaikan yang besar pula untukmmu```

```Bersyukurlah Bila Allah Memberimu Ujian, Sebab Betapa Banyak Diluar Sana Orang yang Lalai dan Tak Sabar Menjalani Episode Kehidupan```

```Selain itu tetaplah kamu bersyukur bila Allah memberimu ujian, sebab betapa banyak orang-orang diluar sana yang lalai dan tak sabar menjalani episode kehidupan, dia melepaskan keputusan hijrahnya hanya karena tidak sabar dengan ujian Allah```.

```Semoga kamu yang saat ini berusaha bertahan dalam hijrahmu, Allah memberikan banyak kekuatan untuk tetap legowo dan ikhlas menjalani apapun yang telah Allah Berikan untuk kita```

HIJRAH



Hijrah sebenarnya bukanlah sesuatu yang sulit, sebab yang sulit adalah proses istiqamahnya. Buktinya tak sedikit orang-orang yang memilih untuk menajadi lebih baik..

Niatan untuk berhijrah memang sangatlah ringan apabila hanya dipikir semata dan belum membuktikannya dengan tindakan, tetapi bila dilaksanakan butuh kemantapan hati agar tak berat melangkah..

Sebab, siapapun boleh mengatakan “Aku mau berubah untuk menjadi peribadi yang lebih baik” karena hal itu hanya sebuah ucapan belaka, dan memang terasa ringan kedengarannya.
Namun saat telah melakukannya, bisa jadi ada keraguan yang menghantui hatinya, sehingga bila memang tak benar-benar mantap ia akan kembali mundur..

Buktinya lagi, tak sedikit para wanita yang awalnya sudah hebat untuk merubah penampilan agar lebih baik dan lebih tertutup, tetapi tak lama setelah itu saat masalah tiba-tiba menghampiri dan mengkoyak hati..

Maka tanpa pikir panjang pula ia melepasnya dengan tanpa penyesalan. Iya, begitulah jika hati tak bisa dimantapkan dalam melalui proses hijrah yang dilalui..

Maka, berjuanglah wahai muslimah, pastikan dirimu benar-benar berlomba-lomba mencari penilaian Allah, bukan hanya penilaian manusia semata. Sebab, jika kau hanya berniat untuk mencari penilaian manusia, maka jangan harap hijrahmu akan istiqamah dan akan selalu membawamu pada kebaikan..

Jangan jadikan alasan “Sulit” sebagai penghalang untuk menjadikan diri lebih baik dan mulia dihadapan Allah, sebab kau hidup memang hanya untuk menghamba pada Allah, lalu untuk apa masih menyelipkan niat dalam hati untuk mencari penilaian semu manusia..

Karena bila kau hanya merujuk pada penilaian manusia, maka hijrah yang kamu lakukan tentu takkan benar-benar menjadikanmu baik seutuhnya, sebab apa? Sebab hati yang tak bisa terjaga bijaksana hanya untuk mengharap kebaikan dari Allah.

Hidayah Allah akan selalu bersamamu bila kau mantapkan hati hanya untuk-Nya, maka berjuanglah untuk terus bersabar dalam keistiqamahan hijrah yang telah kau pilih..

Dan ingat tak ada kata istirahat ataupun menyerah untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan, sebab mencari ridla Allah memang tak berbatas, hanya tergantung bagaimana kita dalam berbijaksana dalam menjaga hati..

Jadi semangat ya hijrah nya..
Jangan goyah karna ucapan orang lain 🤍



```"AKU INGIN HIJRAH, TAPI BINGUNG MULAI DARI MANA"


Banyak yang ingin hijrah tapi tak pernah memulai.
Banyak yang ingin berubah tapi tak pernah melangkah.
Hijrah tanpa tindakan hanya akan menjadi angan.
Perubahan tanpa realisi hanya akan menjadi mimpi.
.
Kak aku ingin hijrah, tapi aku bingung harus mulai dari mana ?, Apa yang harus aku perbaiki dulu ?, penampilanku atau akhlakku ?
.
Luruskan niat semata mata hijrah karena Allah, mulailah dari hal kecil dulu.
Perbaikilah sholatmu, yang dulu gak sholat sekarang sholatlah, yang masih bolong-bolong sholatnya sekarang jadi 5 waktu, yang masih suka terlambat atau nunda-nunda sholat sekarang tepat waktu.
.
Sebab jika sholat sudah baik maka amal-amal yang lain juga akan baik, tidak hanya perilaku pakaian dan lisan, tetapi Allah pun akan memperbaiki hidupmu dan segala urusanmu.
.
Siapapun kita dimasa lalu bukan berarti kita tidak berhak untuk menjadi muslim/muslimah yang baik.
Berhijrahlah, berubahlah..
Mulailah langkah kecilmu dari sekarang, walau sejengkal demi sejengkal, jangan tunggu hari esok, karena kita tak akan pernah tau apa kita masih punya kesempatan di hari esok.
Hijrah yuk, istiqomah kemudian..```


*🌹Silahkan share jika Bermanfaat🌹*

Jumat, 05 Juni 2020

JODOH DIPILIH ATAU MEMILIH

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh



Nih yang masih bingung jodoh itu dipilih atau memilih kita bahas ya dari hal yang paling awal sampe masuk ke akhir kesimpulan dari awal sampe akhir
Oh iya baca nya jangan lupa ya ucap Basmalah dulu


```🖋️Pertama.
Satu hal yang sering dilupakan oleh wanita adalah kemuliaan wanita tidak bergantung pada lelaki yang mendampinginya. Kenapa? Allah meletakkan nama dua wanita mulia dalam Al-Quran, Maryam dan Asiyah. Kita tahu, Maryam adalah wanita suci yang tidak memiliki suami, dan Asiyah adalah isteri dari manusia yang sangat kejam, Firaun. Apakah pangkat itu mengurangi kemuliaan mereka? Tidak.

Kedua.
Bicara jodoh adalah bicara tentang hal yang jauh; akhirat, syurga, ridho Allah, bukan semata-mata dunia.

Ketiga.
Jodoh itu sudah tertulis. Tak akan tertukar. Yang kemudian menjadi ujian bagi kita adalah bagaimana cara menjemputnya. Beda cara, beda rasa. Dan tentu saja, beda keberkatannya.

Keempat.
Dalam hal rezeki, urusan kita adalah bekerja. Apabila Allah mau meletakkan rezeki itu dimana, itu urusan Allah. Dan jodoh, urusan kita adalah ikhtiar. Apabila Allah mau mempertemukannya dimana, itu semua urusan Allah.

Kelima.
Cara Allah memberi jodoh Tergantung cara kita menjemputnya. Jemputlah dengan cara yang Allah ridhoi, maka jodoh pun akan datang dengan cara yang Halal```

CERITA DI BALIK SELEMBAR CADAR

_*السلام عليكم ورحمة الله وبركاته*_



*CERITA DI BALIK SELEMBAR CADAR*

```Ada yang ngumpet-ngumpet pas kajian di pakai, begitu sampai rumah di lepas```.

```Ada yang setiap keluar rumah di ejek dan di hina dipandang dengan tatapan seolah-olah ia  makhluk asing dari planet lain```.

```Atau lebih kejamnya lagi di sebut teroris```.

```Ada yang bilang bercadar hanya untuk menutupi wajahnya yang buruk atau cacat```.

```Ada yang butuh waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan izin orang tua agar di izinkan bercadar```.

```Ada yang sampai cadarnya di buang dan di bakar oleh orang tua yang belum paham tentang cadar```.

```Ada yang hanya bisa memandang dengan tatapan iri ketika saudari-saudarinya lewat di depannya dengan wajah yang tertutup rapat (bercadar)```.

```Ada yang terpaksa memendam keinginan mulia itu dan terus berharap ia mengenakannya sebelum kelak Allah memanggilnya```.

``` Banyak cerita di balik selembar kain penutup wajah itu, ada yang mulus ada juga yang penuh lika-liku, tak jarang pengorbanan dan air mata menghiasa perjalanannya```.

```Wanita-wanita tangguh yang darinya aku mengambil ibrah, kegigihan mereka mempertahankan niqabnya itulah yang membuatku bersemangat untuk mengikuti jejak mereka```.

```Sungguh aku malu dengan mereka yang karena niqabnya mereka di uji, di tentang dan di musuhi namun tetap tegar berdiri```.

```Karena di hari ini, menegakkan sunnah seperti menggenggam bara api```

Panas,tapi harus tetap di genggam agar tidak tergelincir dalam kesesatan setelah hidayah itu datang menyapa```


 Semoga bermanfaat

KEBANGKRUTAN BESAR AKIBAT BURUKNYA LISAN DI MEDSOS


*Realita Kebebasan Berpendapat di Sosial Media..*

Di zaman modern saat ini, dengan adanya sosial media dan internet, seseorang dengan mudah berbicara dan menyampaikan pendapatnya. Di sosial media lebih mudah menyampaikan aspirasi dan pendapat. Akan tetapi sosial media ada juga sisi negatifnya, yaitu setiap orang bebas berbicara negatif, mencaci dan mencela. Lebih bebas daripada di dunia nyata karena ia bisa sembunyi di balik akun sosial media yang ia punya, bisa lebih berani karena tersembunyi dan bisa lebih lari dari tanggung jawab.

Sebagai seorang mukmin, tentu sangat tidak layak berbicara kasar, mencela dan melaknat kapanpun dam di mana pun, baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻦَ ﻟَﻴْﺲَ ﺑِﺎﻟﻠَّﻌَّﺎﻥِ ﻭَﻟَﺎ ﺍﻟﻄَّﻌَّﺎﻥِ، ﻭَﻟَﺎ ﺍﻟْﻔَﺎﺣِﺶِ ﻭَﻟَﺎ ﺍﻟْﺒَﺬِﻱﺀِ

_“Sesungguhnya orang mukmin itu orang yang tidak suka melaknat, mencela, berkata keji/jorok, dan kotor”_

(HR. Ahmad 1/416; shahih)


*Bangkrut Akibat Lisan yang Buruk di Sosial Media..*

Hendaknya kita berhati-hati menjaga lisan kita di dunia nyata dan menjaga tulisan serta komentar kita di dunia maya. Karena tulisan ini kedudukannya sama dengan ucapan lisan. Sebagaimana kaidah:

الكتابة تنزل  منزلة القول

_“Tulisan (hukumnya) sebagaimana lisan”_

Ketika lisan suka mencaci, mencela, melaknat, ghibah dan berkata-kata kotor kepada orang lain, ini sama saja kita akan “bagi-bagi pahala gratis” kepada mereka kemudian kita akan bangkrut.

Mengapa demikian?

Karena dengan lisan dan tulisan kita, mereka yang kita cela dan caci-maki adalah pihak yang kita dzalimi. Jika kita tidak meminta maaf di dunia, maka urusan akan berlanjut di akhirat.

Di akhirat kita tidak bisa meminta maaf begitu saja, akan tetapi ada kompensasinya. Kompenasi tersebut bukan uang ataupun barang. Karena ini sudah tidak bermanfaat di hari kiamat.

Allah Ta'ala berfirman:

ﻳَﻮْﻡَ ﻟَﺎ ﻳَﻨْﻔَﻊُ ﻣَﺎﻝٌ ﻭَﻟَﺎ ﺑَﻨُﻮﻥَ ﺇِﻟَّﺎ ﻣَﻦْ ﺃَﺗَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺑِﻘَﻠْﺐٍ ﺳَﻠِﻴﻢٍ

_“Pada hari dimana harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang selamat”_

(QS. Asy-Syu’araa`: 88-89)


*Kompensasi Berat Atas Buruknya Lisan di Sosial Media..*

Kompensasinya adalah sebagai berikut:

● Jika punya pahala kebaikan seperti pahala shalat dan puasa, maka akan dibagi-bagikan kepada mereka yang didzalimi di dunia dan belum selesai perkaranya artinya belum ada maaf dan memaafkan.

● Jika yang mendzalimi (mencela dan memaki) sudah habis pahalanya, maka dosa orang yang didzalimi akan ditimpakan dam diberikan kepada orang yang mendzalimi.

Inilah yang disebut dengan orang yang bangkrut atau *muflis* di hari kiamat berdasarkan hadits berikut:

أَتَدْرُونَ مَنِ الْمُفْلِسُ قَالُوا الْمُفْلِسُ فِينَا مَنْ لَا دِرْهَمَ لَهُ وَلَا مَتَاعَ فَقَالَ إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي مَنْ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلَاةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ

_“Apakah kalian tahu siapa muflis (orang yang pailit) itu?”_

_Para sahabat menjawab, ”Muflis (orang yang pailit) itu adalah yang tidak mempunyai dirham maupun harta benda.”_

_Tetapi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Muflis (orang yang pailit) dari umatku ialah, orang yang datang pada hari Kiamat membawa (pahala) shalat, puasa dan zakat, namun (ketika di dunia) dia telah mencaci dan (salah) menuduh orang lain, makan harta, menumpahkan darah dan memukul orang lain (tanpa hak). Maka orang-orang itu akan diberi pahala dari kebaikan-kebaikannya. Jika telah habis kebaikan-kebaikannya, maka dosa-dosa mereka akan ditimpakan kepadanya, kemudian dia akan dilemparkan ke dalam neraka”_

(HR. Muslim)


*Jaga Lisan Sebelum Anda Diadili di Akhirat..*

Tahukah anda bahwa di dunia ini cukup sulit mencari keadilan yang seadil-adilnya. Ini adalah bukti adanya kehidupan setelah kematian di mana pada hari tersebut akan ada keadilan yang seadil-adilnya. Hendaknya kita sebagai seorang muslim menjaga lisan kita, karena memang lidah itu tidak bertulang, sangat mudah kita dengan lisan dan tulisan kita menyakiti orang lain. Terlebih yang disakiti adalah sesama muslim yang sejatinya bersaudara.

Allah Ta'ala berfirman:

ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳُﺆْﺫُﻭﻥَ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﻭَﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨَﺎﺕِ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﻣَﺎ ﺍﻛْﺘَﺴَﺒُﻮﺍ ﻓَﻘَﺪِ ﺍﺣْﺘَﻤَﻠُﻮﺍ ﺑُﻬْﺘَﺎﻧًﺎ ﻭَﺇِﺛْﻤًﺎ ﻣُّﺒِﻴﻨًﺎ

_“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mu’min dan mu’minat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesunguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata”_

(QS. Al-Ahzab: 58)

Karenanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjamin surga mereka yang bisa menjaga lisannya. Beliau bersabda:

ﻣَﻦْ ﻳَﻀْﻤَﻦَّ ﻟِﻲ ﻣَﺎﺑَﻴْﻦَ ﻟِﺤْﻴَﻴْﻪِ ﻭَﻣَﺎ ﺑَﻴْﻦَ ﺭِﺟْﻠَﻴْﻪِ ﺃَﺿْﻤَﻦْ ﻟَﻪُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ

_“Barangsiapa bisa memberikan jaminan kepadaku (untuk menjaga) apa yang ada di antara dua janggutnya dan dua kakinya, maka kuberikan kepadanya jaminan masuk surga”_

(HR. Bukhari)

Demikian.
Semoga bermanfaat.


✍ *Penyusun:*
Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK hafidzahullah

TWO CHILDREN'S JOURNEY

 Asalamualaikum sahabat fillah  sudah lama ya kita gk bercerita panjang lagi, gimana jalan ceritanya masih ternikmati kan ? tetap happy ya j...